Finalisasi Dokumen Rencana Aksi Penyandang Disabilitas Provinsi Papua Barat Daya akhirnya TERLAKSANA

Workshop Finalisasi dan Konsultasi Publik Rencana Aksi Penyandang Disabilitas Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2025–2029 dilaksanakan pada tanggal 10–11 Maret 2026

3/19/20261 min read

Workshop Finalisasi dan Konsultasi Publik Rencana Aksi Penyandang Disabilitas Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2025–2029 dilaksanakan pada tanggal 10–11 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyusun dokumen perencanaan yang inklusif dan berpihak pada pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan pemerintah daerah, organisasi penyandang disabilitas, akademisi, lembaga masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan masukan dan penyempurnaan terhadap draft dokumen rencana aksi. Workshop ini diikuti oleh sebanyak 30 peserta yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui forum ini, para peserta secara aktif berdiskusi, memberikan saran, serta menyampaikan perspektif berdasarkan pengalaman dan kebutuhan nyata penyandang disabilitas di Papua Barat Daya. Keterlibatan kelompok Self-Help Group (SHG) Malaingkedi dan Klabulu menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan bahwa suara penyandang disabilitas dari tingkat akar rumput terakomodasi secara langsung dalam proses penyusunan dokumen.

Adapun beberapa capaian dari pelaksanaan workshop ini antara lain:

- Tersusunnya masukan komprehensif untuk penyempurnaan draft Rencana Aksi Penyandang Disabilitas Tahun 2025–2029.

- Teridentifikasinya isu-isu prioritas dan kebutuhan utama penyandang disabilitas di Papua Barat Daya.

- Meningkatnya sinergi dan komitmen antar pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi rencana aksi.

- Terakomodasinya perspektif dan pengalaman langsung penyandang disabilitas melalui keterlibatan aktif SHG Malaingkedi dan Klabulu.

- Penguatan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan pemenuhan hak dalam substansi dokumen rencana aksi

Hasil dari workshop ini diharapkan dapat memperkuat substansi dokumen Rencana Aksi Penyandang Disabilitas Tahun 2025–2029 sehingga menjadi pedoman yang komprehensif, implementatif, serta mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan di Provinsi Papua Barat Daya.

Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga hasil workshop ini dapat menjadi langkah penting dalam mewujudkan Papua Barat Daya yang lebih inklusif, menghargai kesetaraan, serta menjamin pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di masa mendatang. Terima kasih atas kerja sama dan komitmen kita bersama.