BICARA Menguji Coba Kuisioner di Pulau Lemon
Setelah penyusunan modul, Yayasan BICARA melanjutkan uji coba Modul pendataan sosial ekonomi dan budaya untuk masyarakat pesisir.


Manokwari, 27 Juni 2026
Yayasan BICARA melaksanakan uji coba Metode Survei Sosial, Ekonomi, dan Budaya Pesisir
Kegiatan ini difasilitasi oleh Dr. Ir. Dedi Parenden, S.Pi., M.Si. dan Fitriyah Irmawati Elyas Saleh, S.T., M.Si., yang memiliki kompetensi akademik serta pengalaman yang luas dalam bidang penelitian sosial-ekonomi dan pengelolaan wilayah pesisir. Pendampingan yang diberikan oleh kedua fasilitator memastikan bahwa proses uji coba dilaksanakan secara sistematis dan sesuai dengan kaidah metodologi survei.
Kegiatan ini berfokus pada uji coba metode Survei Sosial, Ekonomi, dan Budaya Pesisir, khususnya untuk menguji instrumen kuesioner sebelum digunakan pada pelaksanaan survei utama. Uji coba ini bertujuan untuk menilai kejelasan pertanyaan, relevansi indikator, alur wawancara, kemudahan pemahaman oleh responden, serta efektivitas metode pengumpulan data dalam menggambarkan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat pesisir.
Pelaksanaan uji coba dilakukan di Pulau Nusmapi, yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai Pulau Lemon. Lokasi ini dipilih karena memiliki karakteristik masyarakat pesisir yang sesuai untuk menguji kelayakan instrumen survei. Masukan dari responden, enumerator, dan fasilitator selama pelaksanaan uji coba menjadi dasar untuk menyempurnakan instrumen sehingga lebih valid, reliabel, kontekstual, dan siap digunakan pada pelaksanaan survei skala penuh.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan sesi pembukaan yang diawali oleh sambutan dan pengantar dari Direktur Yayasan BICARA. Dalam sambutannya, Direktur menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan, pentingnya memperoleh data sosial, ekonomi, dan budaya pesisir yang berkualitas, serta harapan agar seluruh peserta dapat melaksanakan proses uji coba secara profesional dan menjunjung tinggi etika penelitian.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan teknis oleh para fasilitator mengenai metode pelaksanaan survei, teknik wawancara, tata cara pengisian kuesioner, etika berinteraksi dengan responden, serta mekanisme pelaporan hasil uji coba. Pertemuan pagi tersebut juga dihadiri oleh panitia lokal yang berasal dari masyarakat kampung, yang berperan dalam mendukung koordinasi lapangan, memfasilitasi komunikasi dengan masyarakat, serta membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan di lokasi survei.
Usai mendapatkan pengarahan, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa tim dan diterjunkan ke lapangan untuk melaksanakan pengujian instrumen survei secara langsung kepada masyarakat. Selama pelaksanaan, para fasilitator melakukan pendampingan dan observasi terhadap proses wawancara untuk mengidentifikasi kendala, mengukur tingkat pemahaman responden terhadap setiap pertanyaan, serta mengevaluasi efektivitas alur pengumpulan data.
Setelah seluruh tim kembali dari lapangan, dilaksanakan sesi review bersama untuk membahas hasil uji coba. Dalam sesi ini, setiap tim mempresentasikan pengalaman selama pelaksanaan survei, termasuk kendala yang dihadapi, pertanyaan yang dianggap kurang jelas, maupun indikator yang perlu disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Para fasilitator kemudian memberikan masukan dan rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan instrumen survei.
Pada hari berikutnya, tim bersama para fasilitator melakukan perbaikan terhadap kuesioner dan metode pelaksanaan berdasarkan seluruh masukan yang diperoleh dari sesi evaluasi. Revisi tersebut mencakup penyempurnaan redaksi pertanyaan, penyesuaian urutan kuesioner, perbaikan indikator, serta penguatan pedoman wawancara, sehingga instrumen yang dihasilkan menjadi lebih efektif, mudah dipahami, dan siap digunakan dalam pelaksanaan Survei Sosial, Ekonomi, dan Budaya Pesisir secara menyeluruh.
Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara Yayasan BICARA dan Konservasi Indonesia dalam pelaksanaan Program Tropical Forest and Reef Conservation Act (TFCCA). Program ini didukung oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.
Sekretariat :
Jalan Manunggal Besar Nomor 21. Kelurahan Amban Kabupaten Manokwari- Papua Barat Kodepos:98314 | Email: myayasanbicara@gmail.com
